4 Responses to “Masih Punya Kepodang dan Suvelir Kesayangan (Sebuah Renungan Pribadi)”

  1. Gunoto Saparie says:

    Tetap semangat, Pak Yudi. Masih ada hari esok. Coretan pena indah Pak Yudi ditunggu khasanah sastra Indonesia.

    (Gunoto Saparie)

  2. Masih punya kepodang dan suvelir, dan yang terpenting Bapak masih punya Durah..

  3. Endang Susanti says:

    Durah? Siapa itu Durah?

Leave a Reply

Security Code * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.