3 September 2012, 05.00 wib Kringggggggggggggggggg…!!!! Weker kamar Centini berteriak, seakan memecah mimpi bagi yang tertidur lelap. “Bangun sayang,..sudah jam 5 pagi, waktunya sholat subuh”. Dengan terbangun Centini mengusap air mata di pipinya. “Kenapa kok nangis? Abis mimpi apa?”, suaminya seraya memeluknya. “Mimpi ...